aksen
accent
Ringkasan Singkat
Fitur fonetik dalam ucapan seseorang yang berkaitan dengan wilayah geografis, kelas sosial, atau penekanan khusus pada suku kata.
Aksen memiliki dua makna utama dalam studi bahasa dan psikologi. Pertama, dalam linguistik, aksen merujuk pada karakteristik fonetik atau cara pengucapan seseorang yang mencerminkan asal geografis, latar belakang sosial, atau status penutur bahasa kedua. Secara psikologis, aksen sering menjadi dasar bagi penilaian sosial dan stereotip, di mana penutur asli cenderung menganggap versi standar bahasa mereka sebagai tidak beraksen (unaccented), padahal setiap orang sebenarnya memiliki aksen.
Kedua, aksen merujuk pada penekanan (stress) yang diberikan pada suku kata tertentu dalam sebuah kata. Penekanan ini sangat krusial untuk memahami makna dalam banyak bahasa dan dapat ditandai secara ortografis (misalnya menggunakan tanda petik atau garis). Studi tentang persepsi aksen membantu psikolog kognitif memahami bagaimana otak memproses suara dan bagaimana bias sosial terbentuk berdasarkan cara seseorang berbicara.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Lippi-Green, R. (2012). English with an Accent.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.